SOPPENG WAHDAHEDU.COM – Abdullah, siswa kelas VI A SDIT Ar-Raihan Wahdah Islamiyah Soppeng, meraih Juara 1 kategori SD kelas 4–6 dalam Turnamen Panahan Hari Santri Nasional 2026 yang digelar di Pondok Pesantren Modern Rahmatul Ashri, Enrekang
Kemenangan Abdullah menyimpan cerita menarik yang terjadi pada babak final. Ia berhadapan dengan sahabatnya sendiri, Izzul Haq, atlet panahan berprestasi asal Enrekang.

Momen menegangkan terjadi ketika Izzul Haq melepaskan anak panah dan berhasil mengenai target dengan nilai tertinggi, yakni lima poin. Abdullah kemudian melepaskan anak panahnya. Dengan izin Allah, anak panah Abdullah menancap tepat di ujung anak panah milik Izzul Haq hingga keduanya tampak menyatu.
Kejadian langka tersebut menjadi salah satu momen paling berkesan dalam pertandingan. Berdasarkan keputusan wasit, kedua tembakan itu memperoleh nilai yang sama, yakni lima poin.
Setelah melalui tiga babak pertandingan, Abdullah akhirnya memastikan kemenangan dengan skor 6–0 sekaligus mengunci gelar juara pertama.
Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi keluarga dan sekolah. Orang tua Abdullah, Irham dan Tenri Rifatullah, mengungkapkan kebahagiaan mereka karena dapat mendampingi putranya meraih prestasi sekaligus membawa nama baik sekolah dan klub panahan yang diikutinya.
Mereka juga bersyukur Abdullah dapat berprestasi dalam olahraga panahan yang dikenal dalam tradisi Islam. Panahan merupakan salah satu keterampilan yang dianjurkan untuk dipelajari sebagai bagian dari pembinaan kemampuan fisik dan ketangkasan.
Kepala SDIT Ar-Raihan Wahdah Islamiyah Soppeng turut menyampaikan ucapan selamat atas pencapaian tersebut. Ia mengapresiasi Abdullah yang telah mengharumkan nama sekolah melalui prestasi di bidang olahraga.
“Semoga prestasi ini menjadi motivasi untuk terus berlatih, berakhlak mulia, dan menjadi atlet yang membanggakan. Barakallahu fiik, semoga Allah senantiasa memberikan keberkahan,” demikian pesan kepala sekolah.
Keberhasilan Abdullah diharapkan menjadi inspirasi bagi siswa lainnya untuk mengembangkan potensi, menekuni minat dan bakat, serta berani berkompetisi dengan tetap menjunjung sportivitas.
Prestasi ini sekaligus menunjukkan bahwa pendidikan dapat berjalan beriringan dengan pengembangan bakat olahraga, kedisiplinan, dan pembentukan karakter Islami sejak usia dini.






